Sering kita memerlukan informasi untuk membantu mencari solusi persoalan yang sedang kita hadapi. Atau sekedar mencari pengetahuan supaya tidak dianggap kurang pergaulan dan gagap teknologi. Kalau kebetulan rumah kita bersebelahan dengan perpustakaan, maka tidak perlu waktu lama untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan hanya dengan mendatangi perpustakaan. Tetapi kalau kita sedang berada jauh dari perpustakaan, maka ada sarana yang jauh lebih lengkap, dan jauh lebih cepat dibandingkan dengan mendatangi perpustakaan. Sarana itu adalah mesin pencari (Search Engine).
Google adalah mesin pencari terpopuler saat ini. Dengan Google, informasi apapun yang kita butuhkan dapat kita dapatkan. Tetapi karena begitu banyak informasi yang keluar saat kita mencari dengan Google, perlu pemilihan informasi yang pas, supaya informasi yang kita butuhkan tidak salah. Karena kata slogan Too much information is not information at all. Informasi yang terlalu banyak akan menjadi informasi yang tidak kita butuhkan. Sehingga perlu tips – tips dalam format penulisan kata kunci pencarian.
Tanpa penambahan atribut lain, maka yang akan muncul saat kita memasukkan keyword adalah semua situs, tanpa type file.
Nah, untuk memfilter informasi tersebut, kita dapat memberikan lagi perintah advanced supaya kita mendapatkan informasi yang tepat. Tetapi hal pertama yang perlu diketahui dalam memasukkan kata kunci adalah :
1. Gunakan kata kunci sederhana. Jika Anda mencari suatu perusahaan, ketikkan saja nama perusahaan, atau apapun yang anda ingat. Jika Anda mencari suatu konsep, tempat, atau produk, maka mulailah dengan namanya. Jika yang Anda cari adalah restoran Pizza, ketikkan saja pizza dan nama kota anda atau kode pos. Kebanyakan pencarian tidak menginginkan operator tambahkan atau sintaks yang aneh aneh..
- Pikirkan bagaimana hakaman yang anda cari dituliskan. Mesin pencari bukanlah manusia, melainkan hanya suatu program yang memadankan kata-kata yang kita berikan ke halaman web. UGunakan kata-kata yang sekiranya muncul di halaman. Sebagai contoh, daripada mengatakan “kepalaku sakit”, lebih baik katakan “pusing”, karena kata inilah yang akan digunakan oleh halaman medis.
- Jelaskan apa yang Anda perlukan dalam kalimat sesingkat mungkin. Sebagai contoh, “Cuaca Semarang” adalah cara singkat untuk mencari tahu tentang cuaca di kota Semarang dan akan memberikan hasil yang lebih baik disbanding jika Anda menggunakan kalimat “Laporan cuaca untuk Semarang Indonesia”
- Pilih kata yang deskriptif. Semakin unik suatu huruf, semakin dekat Anda dengan hasil yang relevan. Kata kata yang sangat tidak deskriptif , seperti “dokumen”, website”, “company”, atau “info” biasanya tidak diperlukan. Perlua diingat bahwa sekalipun kata kunci yang diinputkan mempunyai arti yang benar tetapi hamper tak seorangpun menggunakannya, maka tidak akan mendapatkan halaman yang cocok (match). Contoh “celebrity ringtones jauh lebih deskriptif dibandingkan “celebrity sounds”.
Tips – tips lainnya
- Tanda “”
Dengan menggunakan tanda petik, maka menghindarkan Anda dari hasil yang tidak perlu. Jadi jika Anda menginginkan pencarian kata yang tidak harus sama persis frasenya, maka tanda petik tidak diperlukan.
- Pencarian dalam situs tertentu (site:)
- Term yang ingin dihindari
- Wildcard (*)
- Pencarian tepat (+)
- Operator OR
Jika Anda ingin mencari beberapa kata sebagai kata kunci, maka gunakan operator OR (huruf besar). Sebagai contoh, [ Rumah OR MObil ] akan memberikan hasil keduanya yaitu Rumah maupun mobil
sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan :)